Sabtu, 22 Oktober 2016

Artikel sistem operasi

1. Artikel Sistem Operasi Komputer

Artikel Sistem Operasi Komputer – Dewasa ini, hampir seluruh manusia memiliki PC dan Mobile PC. Dikarenakan faktor harga yang selalu berubah dan kebutuhan manusia akan perangkat otomatis seperti : PC, maka manusia menjadikan PC sebagai kebutuhan utama. Seiring dengan perkembangan teknologi PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja). Contoh PC bergerak adalah : Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC. Dan sekarang saatnya kita bahas Sistem Operasi yang ada di PC.
Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-softwarelainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian :
Mekanisme Boot, yaitu meletakan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat dikatakan sebagai inti dari Sistem Operasi.
Command Interpreter atau Shell, bertugas untuk membaca input berupa perintah dan menyediakan beberapa fungsi standar dan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi/program maupub piranti lunak lain. Contoh dari Shell adalah : Command Prompt pada Windows XP (DOS pada Windows 98), XTerm dan Konsole di Mesin Linux (Unix).
Driver untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware.
Resource Allocator. Sistem Operasi bertugas mengatur dan mengalokasikan sumber daya dari perangkat.
Handler. Handler berperan dalam mengendalikan sistem perangkat agar terhindar dari kekeliruan (error) dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.
Sekarang kita akan menilik sejarah dan perkembangan Sistem Operasi.
1. Generasi Awal
Perkembangan awal Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis artinya belum mendukung layanan pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.
2. Generasi Kedua
Di generasi ini sudah diperkenalkannya perkejaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System.
3. Generasi Ketiga
Pada generasi ketiga, Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-Programming dan Batch Proccessing System (Multi-Task).
4. Generasi Keempat
Di masa ini, sudah diperkenankannya GUI (Graphical User Interface) yang artinya Sistem Operasi memiliki tampilan dan dengan bermodalkan mouse, End-User dapat menjalankan aplikasi/porgram atau piranti lunak.
5. Generasi Selanjutnya
Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi, ini adalah contoh sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi. Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti : PDA, Poket PC, dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya diperkenalkan juga teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform Operating System yang artinya dapat menggabungkan 2 Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows.

pengertian virus dan jenis nya

Untuk lebih jelasnya apa itu virus dan jenisnya, berikut ini akan kita bahas.

Pengertian Virus

Virus komputer adalah program yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri, dan kemudian menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Istilah virus dalam komputer dapat juga di analogikan dengan virus biologis yang sifatnya menyebarkan diri dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel mahluk hidup.



Tentu saja dengan adanya virus akan dapat merusak atau menggangu, misalnya dengan merusak data pada dokumen, memperboros ruang memori penyimpanan, hingga memberikan efek buruk pada perangkat keras.

Cara Kerja Virus

Pada umumnya virus komputer dapat merusak perangkat lunak dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer, tetapi dapat mengakibatkan kerusakan dengan cara memuat program, sehingga memaksa komputer bekerja hingga over process ke perangkat tertentu sperti memori RAM dan hardisk.

Efek negatif virus komputer adalah memperbanyak dirinya sendiri sehingga membuat sumber daya komputer seperti penggunaan memori hardisk berkurang secara signifikan. Ini bisa terjadi karena file yang terus di gandakan secara terus menerus tanpa henti, hingga membuat ruang memori membengkak.

Seperti kita ketahui penggunaan sistim operasi komputer saat ini di dominasi oleh sistim operasi Windows yang digunakan hingga 95% oleh pengguna di seluruh dunia, dan sisanya seperti Linux/GNU, MAC. IBM dan lainnya. Virus yang paling berbahaya atau masuk dalam kategori ganas akan dapat merusak hingga ke perangkat keras komputer.

Jenis Virus Komputer

Virus komputer  sendiri memiliki beragam jenis, ini di gunakan sebagai sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer. Dari cara kerjanya, virus komputer dapat di kelompokkan ke dalam kategori seperti berikut ini.

1.Worm

Worm bekerja dengan menduplikat dirinya sendiri pada hardisk. Dan ini membuat memori hardisk menjadi penuh akan file yang terinfeksi virus worm.

2.Trojan

Virus dengan jenis Trojan akan mengambil data pada komputer yang telah berhasil di infeksi dan kemudian mengirimkannya pada pembuat Trojan itu sendiri.

3.Backdoor

Jenis virus ini hampir sama dengan Trojan, namun Backdoor biasanya menyerupai file yang baik-baik saja, misalnya seperti game.

4.Spyware

Spyware di buat untuk memantau komputer yang terinfeksi, kemudian hasilnya akan di kirimkan pada si pembuat spyware itu sendiri.

5.Rogue

Jenis ini merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layakanya antivirus normal, dan biasanya akan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus yang menginfeksi sistim.

Tujuannya tak lain untuk menakut-nakuti atau memperdaya pengguna agar membeli dan mengaktivasi program antivirus  palsu tersebut dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue.

Kejadian seperti ini sangat sering di alami pengguna komputer, bagi pengguna awam yang kurang paham bisa saja tertipu dengan program  tersebut, hingga mereka mau membeli atau mengaktivasi antivirus fake tersebut. Efeknya tentu saja kerugian finansial bagi korban.

6.Rootkit

Merupakan virus yang bekerja menyerupai kerja sistim komputer yang biasa saja.

7 Polymorphic virus

Virus jenis ini gemar berubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi sistim dan antivirus.

8. Metamorphic virus

Virus ini mampu mengubah pengkodeannya sendiri agar tidak dapat terdeteksi.

9. Virus ponsel

Merupakan virus yang di cipatakan berjalan di telepon seluler dan mampu menimbulakn berbagai efek, mulai dari merusak sistim telepon seluler, mencuri data, hingga membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.